BANYUWANGI – Memasuki musim tanam 2026, Koramil 0825-21/Kalipuro langsung tancap gas mendampingi petani di wilayah binaannya. Sertu Ikhwan selaku Babinsa Desa Kelir menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) pertanian bersama Kelompok Tani “Sumber Rejeki” di areal persawahan Dusun Sumberwadung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Kamis (7/5/2026) pagi.Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu menyasar langsung para petani yang tengah melakukan persiapan lahan. Sertu Ikhwan tidak sekadar datang meninjau, melainkan ikut turun ke pematang sawah untuk berdialog dengan Ketua Poktan Suparno (52) dan belasan anggota. Keluhan soal ketersediaan pupuk subsidi, normalisasi saluran irigasi tersier, hingga antisipasi serangan hama wereng menjadi topik utama dalam Komsos tersebut.Sertu Ikhwan menegaskan, Komsos ini merupakan wujud nyata pembinaan teritorial TNI AD di bidang ketahanan pangan. “Risiko gagal tanam tinggi kalau air dan pupuk telat. Karena itu Koramil 0825-21/Kalipuro hadir lebih awal untuk memetakan masalah di lapangan,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan. Ia mencatat setiap kebutuhan petani mulai dari jumlah pupuk, kondisi pintu air, hingga jadwal tanam serentak agar bisa dikoordinasikan dengan PPL dan Dinas Pertanian.Danramil 0825-21/Kalipuro Kapten Inf Setyo Budi menambahkan, pihaknya menginstruksikan seluruh Babinsa untuk aktif mendampingi petani dari hulu ke hilir. “Babinsa adalah ujung tombak. Kalau ada sumbatan irigasi atau pupuk telat, Koramil 0825-21/Kalipuro harus jadi yang pertama tahu dan cepat cari solusi. Jangan sampai petani berjuang sendirian,” tegasnya. Ia menyebut, swasembada pangan dimulai dari kuatnya sinergi di tingkat desa.Metode Komsos yang diterapkan Sertu Ikhwan terbilang efektif karena dilakukan langsung di lokasi. Selain berdiskusi, ia juga ikut mengecek debit air di saluran sekunder, melihat kondisi bibit, dan mensosialisasikan penggunaan pupuk organik cair buatan Koramil 0825-21/Kalipuro sebagai alternatif saat pupuk kimia langka. Pendekatan ini membuat petani merasa didengar dan didampingi secara riil, bukan sekadar formalitas.Ketua Poktan “Sumber Rejeki”, Suparno, mengapresiasi langkah cepat Babinsa. “Pak Ikhwan mau kotor-kotoran ke sawah, nyatet kebutuhan kami satu-satu. Biasanya kami bingung mau ngadu ke siapa. Sekarang ada yang bantu sampai ke dinas,” katanya. Ke depan, Koramil 0825-21/Kalipuro berkomitmen menjadikan Komsos pertanian sebagai agenda wajib setiap awal musim tanam untuk mencegah gagal panen dan menjaga produktivitas padi di wilayah Kalipuro.
